Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Perbatasan, Pemkab Nunukan Gelar Akreditasi UPTD Labkesda Bersama LAPRIDA
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Penilaian Survei Akreditasi UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Nunukan. Kegiatan akreditasi yang berlangsung selama dua hari, mulai 28 hingga 29, diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer dan Laboratorium (LAPRIDA) Bakti Husada.
Bupati Nunukan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra H Muhammad Amin secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebelumnya beliau terlebih dahulu menyambut tim Surveyor yaitu Didi Irwadi dan Agus Joko Praptomo. Menyambut kedatangqn tim surveyor ini ditampilkan penampilan tarian oleh Sanggar Tari Nunukan Etnika serta peragaan yel yel akreditasi oleh staf UPTD Labkesda, Senin 28 September 2026.
Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan, menegaskan pentingnya posisi Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan darat dan laut yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Oleh karena itu, mutu dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik, khususnya bidang kesehatan, menjadi hal yang sangat mendasar.
”Masyarakat harus percaya bahwa hasil pemeriksaan laboratorium di Nunukan itu akurat, cepat, dan berstandar nasional. Akreditasi ini sangat penting, bukan hanya untuk mengejar sertifikat di dinding, tetapi untuk menjamin mutu pelayanan dari pengambilan sampel hingga hasil keluar agar sesuai standar Permenkes,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Muhammad Amin dalam sambutannya berpesan kepada Kepala Dinas Kesehatan P2KB dan Kepala UPTD Labkesda agar menjadikan proses akreditasi ini sebagai momentum untuk berbenah dan meningkatkan mutu secara berkelanjutan.
Peningkatan SDM, pembaharuan alat laboratorium, serta penerapan sistem manajemen mutu sesuai standar operasional diharapkan dapat membawa UPTD Labkesda meraih predikat Akreditasi Paripurna.
Gedung Baru dan Pelayanan Standar Nasional.
Seusai pembukaan, dilakukan peninjauan langsung ke fasilitas gedung baru UPTD Labkesda yang kini berlokasi di bangunan baru (sebelumnya di belakang kantor BNN). Fasilitas dan sarana prasarana yang ada telah ditinjau untuk memastikan kesiapannya dalam memenuhi standar minimal pelayanan laboratorium.
Muhammad Amin menyampaikan bahwa akreditasi ini merupakan langkah penting dalam memberikan kepastian standar kompetensi laboratorium.
”Sebagai daerah perbatasan, laboratorium kita harus diuji standar kompetensinya. Segala hal yang dikonsumsi masyarakat maupun lingkungan harus memenuhi standar kesehatan. Kehadiran Labkesda dengan fasilitas baru ini diharapkan memberikan pelayanan yang setara dengan daerah-daerah lain,” ujar Muhammad Amin.
Selain melayani pengujian kesehatan lingkungan, seperti uji kualitas air dan makanan untuk tempat usaha maupun masyarakat umum. UPTD Labkesda juga melayani pemeriksaan klinis secara menyeluruh (seperti pemeriksaan darah, asam urat, hingga kesehatan paru-paru) sebagai fasilitas alternatif selain RSUD dan Puskesmas.
Terkait tarif pelayanan, hal tersebut telah diatur secara resmi dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi Laboratorium Kesehatan Daerah.
Dengan dilaksanakannya akreditasi oleh tim surveyor LAPRIDA dari pemerintah pusat ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk terus mendukung kelengkapan sarana dan prasarana demi mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat perbatasan yang bermutu, aman, dan terpercaya.
(Teks/Foto/Edit : Ilo/Ilo/Tus)
![]()
