Dari Jalan hingga Beasiswa, Pemkab Nunukan Paparkan Progres 17 Arah Baru Pembangunan
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus mendorong pemerataan pembangunan melalui sejumlah program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan, penyediaan rumah layak huni, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Perkembangan program tersebut disampaikan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam pidato pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nunukan memperingati HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, Senin (12/10/2026).
Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Bupati Hermanus, S.Sos., dituangkan dalam 17 Arah Baru sebagai pedoman pembangunan daerah.
Di bidang infrastruktur, pemerintah menargetkan 151 paket pembangunan jalan tani pada 2026 yang tersebar di 16 kecamatan. Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung aksesibilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pertanian.
Untuk pembangunan jalan yang menghubungkan kecamatan dan desa, target 2026 meliputi pembangunan jalan baru sepanjang 6,5 kilometer, rehabilitasi empat kilometer, pemeliharaan rutin 19 kilometer, serta rekonstruksi jalan sepanjang 18,4 kilometer.
Pemerintah juga menargetkan pengadaan tiga unit alat berat pada 2026 untuk mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.
Dalam penyediaan air bersih, program 2026 mencakup pengelolaan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebanyak lima unit, optimalisasi SPAM jaringan perpipaan sebanyak dua paket, serta optimalisasi SPAM bukan jaringan perpipaan sebanyak dua paket.
Pemeliharaan embung dan waduk juga dilakukan untuk mempertahankan ketersediaan air baku.
Sementara itu, pada bidang perumahan, program rumah layak huni pada 2026 menargetkan 122 unit melalui APBD, 200 unit dari APBN, serta 714 unit melalui kerja sama Badan Nasional Pengelola Perbatasan dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Di sektor pendidikan, pemerintah telah mendistribusikan seragam merah putih kepada 21.680 siswa SD kelas 1 hingga kelas 6. Adapun seragam putih biru untuk siswa SMP kelas 7 hingga kelas 9 diberikan kepada 10.213 siswa.
Program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa juga ditargetkan menjangkau 1.011 penerima pada 2026 dan direncanakan terealisasi pada triwulan IV tahun ini.
Untuk memperluas akses internet di sekolah, pemerintah menganggarkan pengadaan Starlink bagi 19 SMP yang masih berada di wilayah tanpa jangkauan internet memadai atau blank spot.
Di bidang kesehatan, pemerintah telah melaksanakan rekrutmen tenaga dokter secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Sebanyak 11 dokter spesialis telah ditempatkan di RS Pratama Sebuku dan RS Pratama Sebatik.
Pemenuhan dokter spesialis untuk RS Pratama Krayan masih diusulkan kepada Kementerian Kesehatan, sembari mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung.
Selain itu, Kementerian Kesehatan telah menunjuk Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang untuk mendampingi RSUD Kabupaten Nunukan dalam peningkatan tata kelola dan kualitas layanan kesehatan.
Pemerintah juga mencatat capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 97,32 persen hingga triwulan II 2026. Sementara itu, program cek kesehatan gratis telah menjangkau 42.930 peserta.
Dalam bidang ketenagalistrikan, pembangunan PLTS komunal direncanakan di Kelompok Desa Panas, Kecamatan Lumbis Pansiangan, dan Kelompok Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Krayan Tengah. Penambahan jaringan distribusi listrik juga telah dilakukan di sejumlah desa dan kecamatan.
Irwan Sabri menegaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pembangunan dasar yang adil dan merata.
Ia berharap dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat pelaksanaan program sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan. (adv/*)
![]()
