Nasional

JEJAK PENGABDIAN ABADI: LAPAS ENDE LEPAS TIGA PEGAWAI PURNA BHAKTI

Ende – Sabtu (6/9/2025) pukul 11.00 WITA, Aula Lapas Kelas IIB Ende dipenuhi suasana haru yang tak terlupakan. Seluruh jajaran pegawai berkumpul dalam sebuah acara syukuran sekaligus perpisahan, melepas tiga sosok yang telah menorehkan jejak panjang pengabdian: Bapak Ahmad Nus Bato, yang memasuki masa Purna Bhakti per 1 Agustus 2025, serta Bapak Williams Agustus Rihi dan Bapak Justus Imanuel Joni Seo yang resmi Purna tugas per 1 September 2025.

Di balik tepuk tangan dan senyum hangat, tersimpan rasa kehilangan mendalam. Mereka bukan sekadar pegawai, melainkan bagian dari keluarga besar Lapas Ende yang telah setia mengabdikan diri hingga akhir masa tugas. Dengan segala dedikasi, kesabaran, dan pengorbanan, ketiganya berhasil menuntaskan amanah dengan baik, meninggalkan teladan tentang arti tanggung jawab dan loyalitas.

Berita Terkait  Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju, Lapas Ende Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-76

“Setiap awal ada akhir, namun pengabdian Bapak-Bapak sekalian akan tetap hidup dalam ingatan kami. Tetaplah sehat, tetaplah berkarya, dan jadilah cahaya yang terus memberi inspirasi,” ujar Kepala Lapas Ende dalam sambutannya yang sarat makna.

Acara perpisahan diawali doa syukur, lalu berlanjut pada penyampaian pesan dan kesan. Dengan suara yang bergetar, para purna bhakti mengucapkan terima kasih atas kebersamaan yang terjalin, sembari menitipkan pesan agar generasi penerus menjaga semangat pengabdian dengan sepenuh hati. Kata-kata mereka sederhana, namun meninggalkan jejak yang dalam: perpisahan hanyalah pemisah ruang dan waktu, bukan pemutus silaturahmi.

Berita Terkait  Lakukan Evaluasi Kinerja, Kalapas Ende Pimpin Briefing Bersama Seluruh Anggota Pengamanan Lapas Ende

Momen semakin syahdu ketika cenderamata diberikan sebagai tanda terima kasih. Diiringi doa dan ramah tamah, seluruh hadirin larut dalam kebersamaan, seakan enggan melepas mereka yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan panjang lembaga ini.

Perpisahan hari itu bukanlah akhir, melainkan babak baru yang penuh harapan. Jejak pengabdian Ahmad Nus Bato, Williams Agustus Rihi, dan Justus Imanuel Joni Seo akan tetap abadi sebagai teladan. Dari Lapas Ende, mereka berpamitan dengan hati penuh syukur, meninggalkan warisan tak kasat mata: semangat, dedikasi, dan cinta pada pengabdian.
(Humas/AN)

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *