Parlemen

Ketua DPRD Nunukan Serap Aspirasi Warga Nunukan Selatan, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

NUNUKAN – Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Leppa, kembali turun langsung ke masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2024–2025, yang digelar di Sassuni Café Nunukan, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga Kecamatan Nunukan Selatan untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.

Dalam dialog terbuka tersebut, sejumlah warga menyoroti sektor kesehatan sebagai prioritas utama. Mereka berharap adanya penambahan ruang bersalin di Puskesmas Sedadap, penyediaan mobil ambulans tambahan, serta kemudahan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak di kawasan Jalan Antasari, yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Mereka meminta pemerintah daerah segera melakukan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan.

Masalah penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi perhatian. Warga mengusulkan pemasangan lampu jalan dari Antasari hingga pertigaan menuju Bandara Nunukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas warga pada malam hari.

Di bidang lain, keluhan muncul terkait akses jaringan internet di wilayah Sungai Limau yang masih sulit dijangkau. Kondisi ini dinilai menghambat proses belajar siswa, sehingga warga berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi agar akses digital semakin merata.

Berita Terkait  Rekomendasi Monitoring Anggota DPRD Dapil IV: Tingkatkan Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Nunukan Hj. Leppa menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan diakomodasi dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Nunukan tahun 2026.

“Semua usulan ini akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan pada tahun 2027, tentunya melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan OPD terkait,” ujar Hj. Leppa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Nunukan Selatan dan Ketua Komisi I DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, S.H., yang ikut mencatat dan menindaklanjuti berbagai masukan masyarakat.

Hj. Leppa menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari proses pembangunan daerah.

“Kami ingin pembangunan di Nunukan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. Karena itu, partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi sangat kami harapkan,” pungkasnya. (Adv)

 

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *