Nunukan

“Optimalkan Potensi Keahlian WBP, Melalui Pembinaan Kemandirian Menjahit Lapas Nunukan Rutin asah Potensi WBP”

MITRAPERBATASAN.COM / NUNUKAN – Warga Binaan Lapas Kelas IIB Nunukan melaksanakan Pelatihan Kemandirian Menjahit yang berada dibawah Program Pembinaan Kemandirian Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Rabu (11/01/2022).

Lapas Nunukan memiliki total penghuni 1.201 Warga binaan, dan diantarnya memiliki Minat dan Bakat dalam hal menjahit, sehingga Lapas Nunukan sendiri menyediakan tempat untuk mereka belajar dan mengasah kemampuan Menjahit mereka.

Kepala Lapas Nunukan I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan lapas nunukan.

” Untuk menambah kreatifitas warga binaan dan bekerjasama dengan Kegiatan Batik, akan membuat baju Batik Khas Lapas Kelas IIB Nunukan. Selain pembinaan WBP juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat bahwa Lapas Nunukan juga memiliki Pakaian Khas Lapas Nunukan,” Ujarnya.

Lebih lanjut, Lapas Nunukan juga baru saja mendapatkan bantuan transfer internal 4 mesin jahit dan satu buah mesin obras dari lapas perempuan tenggarong, yang dalam hal ini akan kami manfaatkan dan memaksimalkan lagi dalam hal program pembinaan menjahit khususnya.

” Tak lupa juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi yang terus membantu dan mendukung dalam hal pelatihan pembinaan kemandirian ataupun keterampilan yang sampai saat ini pembinaan berjalan dengan baik,” Ucapnya.

Berita Terkait  Ramli Perkenalkan Budaya dan Batik Khas Dayak Tenggalan di Acara HUT Ke-25 Kabupaten Nunukan

Kami akan terus berupaya mensukseskan program pembinaan bagi warga binaan di Lapas berjalan dengan baik dan terus berkembang. (**)

Sumber : Humas Lapas Nunukan RR

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *