Nunukan

Pecahkan Rekor MURI, Senam Lukiwol Diikuti 11.020 Peserta di Nunukan

Bupati Irwan Sabri: Lukiwol Jadi Identitas dan Kebanggaan Budaya Nunukan

NUNUKAN – Sebanyak 11.020 peserta mengikuti kegiatan Pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Senam Lukiwol Tahun 2026 yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dan dihadiri Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Nunukan Hj. Andi Maryati, Ketua TP PKK Nunukan Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menyampaikan bahwa pemecahan rekor tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga massal, melainkan momentum penting untuk memperkenalkan budaya asli Kabupaten Nunukan kepada masyarakat luas.

Menurutnya, Senam Lukiwol merupakan bagian dari identitas masyarakat Nunukan yang sarat dengan nilai sejarah, filosofi, dan budaya Suku Tidung. Senam tersebut terinspirasi dari legenda Iluk Yaki Bentawol yang dikemas dalam rangkaian gerakan yang menggambarkan kehidupan sehari-hari tokoh dalam cerita tersebut.

Gerakan Senam Lukiwol menceritakan aktivitas Yaki Bentawol, mulai dari mengarungi sungai, menebang pohon, berburu, hingga menggambarkan kegembiraan sang istri ketika suaminya pulang membawa hasil buruan.

“Lukiwol bukan sekadar senam, tetapi identitas masyarakat Nunukan. Kita ingin menunjukkan bahwa daerah perbatasan juga memiliki karya budaya yang sehat, kreatif, dan membanggakan,” ujar Irwan.

Ia menambahkan, RTP Paras Perbatasan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu simbol kebanggaan masyarakat Kabupaten Nunukan. Melalui kegiatan tersebut, Nunukan ingin menunjukkan bahwa kawasan perbatasan tidak hanya menjadi wilayah strategis negara, tetapi juga memiliki potensi budaya yang patut diperkenalkan secara nasional.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, mulai dari pelajar, anak sekolah, ibu-ibu PKK, aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, hingga komunitas senam.

“Kepada seluruh peserta, Anda semua adalah pemecah rekor dan pahlawan budaya,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh artis dangdut sekaligus instruktur senam Liza Natalia. Penampilannya menambah semarak suasana di RTP Paras Perbatasan dan mengajak peserta menikmati gerakan senam bersama.

Melalui pemecahan rekor MURI ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap Senam Lukiwol semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan masyarakat, sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya daerah dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Nunukan. (Teks/Foto/Edit: Dewi/Man/Ilo/Tus)

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *