Nasional

SATU SUARA DALAM DOA, SERUKAN PERSATUAN DAN KEDAMAIAN INDONESIA

Ende, 1 September 2025 – Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ende pada Senin (1/9) pagi. Tepat pukul 08.00 WITA, seluruh petugas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berhimpun dalam doa bersama bagi keselamatan dan kebaikan bangsa Indonesia tercinta. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-UM.01.01-363, tertanggal 31 Agustus 2025, tentang Pelaksanaan Doa Bersama untuk Keselamatan dan Kebaikan Negeri Tercinta.

Pelaksanaan doa bersama digelar serentak di seluruh Indonesia. Dari Ende, Nusa Tenggara Timur, lantunan doa dan pengharapan dipanjatkan dengan penuh kesungguhan, menandai komitmen insan pemasyarakatan untuk mengambil bagian dalam menjaga dan mendoakan negeri.

Kegiatan doa di Lapas Ende dilakukan sesuai dengan keyakinan masing-masing. Warga binaan dan petugas beragama Islam melaksanakan doa bersama di masjid, sementara yang beragama Kristen menunaikan ibadah doa di gereja. Walau dilakukan di tempat dan tata cara yang berbeda, tujuan utama tetap satu: menyerahkan Indonesia ke dalam tangan Tuhan agar senantiasa hidup dalam kedamaian dan persatuan.

Berita Terkait  MAKNAI HARI IBU KE-97, LAPAS ENDE TANAM 100 BIBIT KELAPA WUJUDKAN PEREMPUAN BERDAYA DAN BERKARYA

Tidak hanya mendoakan para pemimpin bangsa, doa juga dipanjatkan bagi masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang tengah menyuarakan aspirasi di jalanan. “Kami berdoa agar masyarakat yang sedang memperjuangkan keadilan tetap dilindungi, dijauhkan dari kekerasan maupun pertumpahan darah, dan tidak ada lagi korban jiwa,” demikian kutipan doa yang terdengar dalam suasana hening dan penuh harap.

Doa tersebut juga menjadi seruan moral agar suara rakyat tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai pengingat bahwa bangsa ini adalah milik Tuhan dan harus berdiri di atas kebenaran, keadilan, dan perdamaian.

Berita Terkait  Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Berkunjung ke Kediaman Menteri Agama RI

Kepala Lapas Kelas IIB Ende, Taufiq Hidayat, menyampaikan bahwa doa bersama ini menjadi simbol keterlibatan seluruh insan pemasyarakatan dalam merawat persatuan bangsa. “Dari Ende, kami panjatkan doa bagi Indonesia. Kami berharap semoga negeri ini segera pulih, damai sejahtera menyelimuti tanah air, dan para pemimpin bangsa diberikan hikmat dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan lintas iman ini juga menunjukkan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab moral untuk mendoakan dan mendukung kemajuan bangsa, tanpa memandang status sosial maupun latar belakang.

Berita Terkait  APRESIASI ATAS DEDIKASI DAN INTEGRITAS, 4 PEGAWAI LAPAS ENDE TERIMA KENAIKAN PANGKAT

Kegiatan doa bersama yang berlangsung aman dan tertib ini ditutup dengan pengharapan besar agar Indonesia terus berdiri kokoh di tengah tantangan zaman. Dari balik tembok Lapas Ende, suara doa menggema sebagai bagian dari gerakan nasional yang hari ini dilakukan serentak di seluruh penjuru negeri.

“Cepatlah pulih Indonesiaku,” demikian seruan yang mengalun dari hati petugas dan warga binaan, menegaskan bahwa cinta tanah air dapat diwujudkan tidak hanya melalui kerja keras, tetapi juga melalui doa yang tulus.
(Humas/AN)
#Doa dan Cinta dari Seluruh Insan pemasyarakatan untuk Indonesia

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *