ASAH KETERAMPILAN, TEGUHKAN MENTAL PENGABDIAN: LAPAS ENDE GELAR LATIHAN MENEMBAK BERSAMA KODIM 1602 ENDE
Ende, 29 September 2025 – Di bawah sinar pagi yang hangat di Lapangan Menembak Maurongga, Kecamatan Nagapanda, gema tembakan terdengar bersahutan. Bukan sekadar peluru yang dilepaskan, tetapi juga semangat, disiplin, dan tekad para pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende untuk menguatkan diri — secara fisik, mental, dan disiplin.
Pada Senin, 29 September 2025 pukul 09.00 WITA, Lapas Ende bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1602 Ende melaksanakan kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) Tahun 2025, yang diisi dengan latihan menembak sebagai bagian dari pembinaan aparatur pemasyarakatan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1602 Ende bersama Kepala Lapas Kelas IIB Ende, Taufiq Hidayat. Keduanya berdiri berdampingan, menyaksikan pegawai pemasyarakatan berlatih tidak hanya mengendalikan senjata, tetapi juga mengendalikan diri — sebab di balik keterampilan teknis, tersimpan makna mendalam tentang ketenangan, ketepatan, dan tanggung jawab.
“Menembak bukan hanya soal ketepatan sasaran, tetapi juga tentang ketepatan sikap dan keputusan. Di lapangan tugas, seorang petugas pemasyarakatan harus tangguh, fokus, dan berdisiplin tinggi. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun karakter ASN yang kuat, siap menghadapi tantangan, dan teguh menjaga amanah negara,” ujar Kalapas Ende, Taufiq Hidayat.
Bagi Lapas Ende, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, dan bermental juang tinggi. Pelatihan menembak diibaratkan sebagai refleksi dari keseharian seorang petugas — di mana setiap tindakan harus terukur, setiap keputusan harus tepat, dan setiap langkah harus berlandaskan nilai-nilai kedisiplinan.
Sementara itu, Dandim 1602 Ende dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan bersama ini adalah simbol sinergi yang kuat antara TNI dan Pemasyarakatan dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh dan siap mengabdi untuk bangsa.
“Setiap peluru yang ditembakkan mengajarkan makna tanggung jawab. Kami ingin menanamkan nilai-nilai ketenangan, konsentrasi, dan ketepatan — karena aparatur yang tangguh lahir dari mental yang kokoh,” tegas Dandim.
Latihan ini mencakup pembekalan teknik dasar menembak, pengetahuan keamanan senjata, serta praktik lapangan dengan pengawasan langsung dari personel profesional Kodim 1602 Ende. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, penuh semangat belajar dan memperbaiki diri.
Melalui kegiatan FMD 2025 ini, Lapas Ende berkomitmen melahirkan pegawai yang bugar fisiknya, kuat mentalnya, dan kokoh disiplinnya, sejalan dengan visi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam membentuk aparatur yang adaptif, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan publik terbaik.
Lebih dari sekadar latihan, kegiatan ini menjadi peneguhan jati diri aparatur pemasyarakatan: mengabdi dengan kepala tegak, hati tenang, dan langkah pasti — menjaga amanah negara dengan semangat juang yang tak pernah padam.
(Humas/AN)
![]()
