Nasional

LAPAS ENDE PANEN SAWI, KASI BINAPIGIATJA: INI BUKTI PEMBINAAN BERJALAN EFEKTIF

Ende, 8 Agustus 2025 — Suasana berbeda tampak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ende pada Jumat pagi (8/8/) pukul 08.30 WITA, saat para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan panen sayur hasil dari kebun binaan mereka. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende kembali menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan melalui kegiatan positif dan produktif. Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan kegiatan panen sayur di area kebun Lapas. Hasil panen kali ini berupa sayur sawi yang ditanam dan dirawat secara mandiri oleh para WBP selama beberapa minggu terakhir.

Kegiatan panen ini berlangsung dengan pengawalan dan pendampingan langsung dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binapigiatja), Syamsul Hidayat A.R., yang secara aktif memantau dan memberikan motivasi kepada para warga binaan selama proses berlangsung.

Berita Terkait  Lapas Ende Terima Kunjungan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dalam Rangka Reses Masa Sidang II Tahun 2025

“Panen ini adalah salah satu bentuk keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan di Lapas Ende. Kami ingin memastikan bahwa masa pembinaan di dalam lapas benar-benar memberikan manfaat dan bekal keterampilan bagi warga binaan,” ujar Syamsul Hidayat A.R. di sela kegiatan.

Sayur sawi yang dipanen merupakan hasil dari program pertanian hortikultura yang rutin dilakukan di Lapas Ende. Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan aktivitas positif bagi para WBP, tetapi juga sebagai media pelatihan keterampilan, khususnya di bidang pertanian.

Berita Terkait  KALAPAS ENDE BAGIKAN ALAT KEBERSIHAN UNTUK DUKUNG LINGKUNGAN LAPAS YANG SEHAT

Dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan lapas, para WBP diajarkan teknik dasar pertanian mulai dari proses pengolahan tanah, penyemaian bibit, perawatan tanaman, hingga panen. Proses ini diawasi oleh petugas pembinaan serta dilakukan secara gotong-royong oleh para warga binaan.

“Kami berharap keterampilan seperti ini bisa mereka manfaatkan kelak saat bebas, sebagai bekal hidup yang jujur dan mandiri. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan di antara mereka,” tambah Syamsul.

Hasil panen tersebut sebagian akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur lapas, sementara sebagian lainnya direncanakan untuk dipasarkan sebagai bagian dari program Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lapas Ende.

Berita Terkait  Harapkan Berikan yang Terbaik untuk Masyarakat Kaltara

Melalui kegiatan seperti ini, Lapas Ende terus mendorong paradigma pemasyarakatan yang berfokus pada pembinaan, bukan sekadar pemidanaan. Diharapkan, para WBP dapat kembali ke masyarakat dengan mental, keterampilan, dan semangat hidup yang lebih baik.
(Humas/AN)

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *