Bupati Nunukan Berikan Bantuan Secara Simbolis Kepada Pembudidaya dan Nelayan Kabupaten Nunukan
MITRAPERBATASAN.COM/NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, SE.MM, P.hD
menyerahkan langsung secara simbolis penerima bantuan pengendalian inflasi untuk 0embudidaya rumput laut dan nelayan di Kabupaten Nunukan, Jumat (2/11/2022) di Gedung Aula gabungan dinas (Gadis) 1 jalan Ujang Dewa, yang di laksanakan Dinas perikanan, Kabupaten Nunukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas/Badan/Kantor Dilingkup pemerintah daerah Nunukan, Camat Nunukan dan Nunukan Selatan, Camat Sebatik dan sebatik Timur, Lurah Tanjung Harapan, Lurah mansapa, Lurah Nunukan Barat, Lurah Nunukan Utara, Kepala Desa Tanjung Karang dan kepala desa bukit Aru indah dan Ketua kelompok usaha bersama.
Dalam sambutannya, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengatakan, Perekonomian global sedang menghadapi turbulence dan ketidak pastian. Krisis pangan dan krisis energi – BBN pun tidak terhindarkan sebagai akibat dari dirupsi geopolitik.Akibat lanjutannya seluruh negara dunia, tidak terkecuali, Indonesia pada umumnya dan kita di Kalimantan Utara khususnya di Kabupaten Nunukan dihadapkan pada resiko inflasi yang tinggi. Sebagai langkah menanggulangi dampak inflasi dan tetap menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah mendorong upaya pengendalian inflasi daerah melalui kebijakan-kebijakan.
1. Penggunaan belanja tidak terduga dalam rangka pengendalian inflasi di daerah.
2. Dukungan pemerintah daerah sebesar 2% dari dana transfer umum (dana alokasi umum dan dana bagi hasil)
3. Pengalokasian dana insentif daerah (DID) dukungan pemerintah daerah untuk pengendalian inflasi ini dilaksanakan melalui berbagai program dan kegiatan daerah terkait.
Untuk Sektor perikanan, kata, Laura, pemerintah kabupaten Nunukan melalui dinas perikanan melaksanakan kegiatan kegiatan pengendalian inflasi untuk sub sektor perikanan budidaya dan sub sektor perikanan tangkap yang sejalan dengan visi kabupaten nunukan 2021-2026 ” Mewujudkan kabupaten nunukan yang aman, maju,adik dan sejahtera. Dengan misi salah satunya adalah ” Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis sumber daya lokal,”Sebagai upaya pengendalian inflasi Sektor perikanan bantuan yang diberikan kepada pembudidaya dan nelayan di sentra-sentra produksi perikanan tangkap.
” Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kerja-kerja yang telah dilakukan baik oleh pembudidaya maupun nelayan untuk tetap menjaga produknya sehingga membantu bergeraknya perekonomian di masyarakat. Pengendalian inflasi merupakan upaya sinergis yang dilakukan antara TPIP dan TPID bertujuan untuk mengendalikan inflasi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” Kata Laura.
Kegiatan budidaya rumput dan penangkapan ikan diyakini dapat membantu terpenuhinya tujuan tersebut asalkan produksi dapat dijaga. Untuk dapat membantu pembudidaya dan nelayan tetap berproduksi maka melalui kegiatan ini dialokasikan bantuan sarana produksi bagi pembudidaya dan nelayan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok. Adapun bantuan pengendalian inflasi. Untuk pembudidaya rumput laut berupa
sarana budidaya seperti tali bettang,tali cincin,waring dan terpal.Sedangkan untuk perikanan tangkap ditujukan pada nelayan begang, bantuannya berupa mesin jenset.
“Dengan bantuan sarana produksi ini maka diharapkan pembudidaya maupun nelayan lebih bersemangat lagi untuk melaksanakan aktivitasnya sehingga kita secara bersama-sama bahu membahu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat perikanan khususnya dan masyarakat Nunukan pada umumnya,” Ujarnya.
Lanjut, Laura, Kiranya dengan dilaksanakannya penyerahan simbolis penerima bantuan pengendalian inflasi untuk pembudidaya rumput laut dan nelayan di Kabupaten Nunukan dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk saling bersinergi memberikan yang terbaik sesuai produksi kita masing-masing
” Pemerintah dengan program dan kegiatan serta regulasinya dan masyarakat dengan etos kerja, motivasi dan keinginan untuk maju, serta pengusaha yang menjadi mitra dengan mekanisme pasar yang sehat, akan berkontribusi pada pembangunan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Negara Republik Indonesia yang kita cintai,”Tutup Laura. (**)
![]()
