DPRD Nunukan Minta Pemkab Inventarisasi Peralatan Damkar untuk Tentukan Prioritas Pengadaan
NUNUKAN – Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan meminta pemerintah daerah melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh peralatan pemadam kebakaran (Damkar), khususnya yang digunakan Sektor Nunukan Selatan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui kondisi dan ketersediaan peralatan secara pasti sehingga pemerintah dapat menentukan kebutuhan yang harus menjadi prioritas dalam pengadaan.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, mengatakan data hasil inventarisasi dapat menjadi dasar dalam menyusun skala prioritas pengadaan sesuai kebutuhan petugas di lapangan.
Menurut Fajrul, pengadaan peralatan harus dilakukan berdasarkan tingkat urgensi. Jangan sampai anggaran dialokasikan untuk kebutuhan yang belum mendesak, sementara perlengkapan keselamatan petugas justru belum terpenuhi.
“Jangan sampai anggaran digunakan untuk kebutuhan yang kurang mendesak, sementara alat keselamatan petugas Damkar terabaikan,” ujarnya.
Ia menilai perlengkapan keselamatan merupakan bagian penting dalam menunjang tugas petugas Damkar. Sebab, dalam menjalankan tugas, petugas tidak hanya berhadapan dengan api, tetapi juga berbagai potensi bahaya lainnya.
Komisi II sebelumnya menemukan sejumlah kebutuhan peralatan yang perlu diperhatikan, seperti SCBA, chainsaw berukuran besar, selang pemadam, mesin atau pompa portabel, serta perlengkapan perlindungan untuk menghadapi satwa berbahaya.
Fajrul berharap hasil inventarisasi nantinya dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai peralatan yang masih layak digunakan, yang membutuhkan perbaikan maupun yang harus segera diganti atau ditambah.
“Dengan inventarisasi yang jelas, pemerintah bisa menentukan mana yang paling prioritas untuk diadakan sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Komisi II DPRD Nunukan menegaskan penguatan sarana Damkar merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan keselamatan petugas dalam menjalankan tugas pemadaman, penyelamatan dan penanganan keadaan darurat. (adv/*)
![]()
