Parlemen

DPRD Nunukan Serap Aspirasi Nelayan Sebatik, Dorong Penguatan Keamanan Laut

NUNUKAN – Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan melakukan kunjungan kerja ke Desa Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, pada Selasa (28/10/2025), untuk menyerap aspirasi masyarakat nelayan yang belakangan ini merasa resah akibat maraknya aksi kriminal di perairan Sebatik.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam, S.H., didampingi Sekretaris Ramsah dan Anggota H. Firman, berdialog langsung dengan warga, Ketua Himpunan Nelayan Sebatik (HNS) Thamrin, serta Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Masjidil.

Para nelayan menyampaikan keresahan mereka atas meningkatnya tindak kejahatan di laut yang kerap menyasar para pencari ikan. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa takut, tetapi juga berdampak pada menurunnya produktivitas dan pendapatan nelayan.

Berita Terkait  Malaysia Deportasi 127 PMI, DPRD Nunukan Sambut dan Berikan Edukasi

Ketua HNS Thamrin mengungkapkan, kasus-kasus kriminal seperti perampokan dan intimidasi di laut masih sering terjadi. Ia berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat memperkuat sistem pengawasan dan keamanan di wilayah perairan Sebatik, agar nelayan bisa bekerja dengan tenang dan merasa terlindungi.

Hal senada disampaikan Ketua KTNA Masjidil. Menurutnya, selain ancaman keamanan, nelayan kini juga menghadapi penurunan hasil tangkapan dan meningkatnya biaya operasional yang makin menekan kondisi ekonomi mereka.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan berkoordinasi bersama instansi terkait, termasuk aparat keamanan laut.

Berita Terkait  Kabudaya Dan Krayan Terkendala Akses Jaringan Telekomunikasi, Ini Kata Donal

“DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan para nelayan, khususnya di wilayah perbatasan, dapat bekerja dengan aman dan nyaman,” ujar Andi Fajrul Syam.

Ia menambahkan, Komisi II DPRD Nunukan juga akan mendorong peningkatan patroli di kawasan perairan Sebatik. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kejahatan laut sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pengamanan wilayah perairan semakin optimal. (Adv)

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *