Kalimantan UtaraNunukan

BNNK Nunukan Laksanakan Tes Urine Kepada Nahkoda dan Kru Kapal di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN – Dalam rangka Mendukung Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024 (NATARU), BNN Kabupaten Nunukan melaksanakan Tes Urine Kepada Nahkoda dan Kru Kapal di lingkungan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada Rabu (27/12/2023).

Tes Urine dilaksanakan atas kerjasama dengan lintas sektor diantaranya Bea dan Cukai Nunukan, Polres Nunukan, Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Tunon Taka (KSKP) dan PT. Pelni.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 12.00 wita ini diawali dengan apel gabungan dan menyasar Nahkoda beserta Kru dari enam kapal. Kapal dengan rute internasional antara lain MV. Labuan Express Lima, KM. Malindo, KM. Nunukan Express dan KM. Kaltara Express. Sedangkan Kapal dengan rute domestik antara lain KM. Thalia dan KM. Lambelu.

Berita Terkait  Tumpeng dan Produk UMKM Meriahkan HUT Ke-24 Kabupaten Nunukan

Hingga Pukul 20.00 wita, total didapatkan 141 sampel urine, seluruh sampel dilakukan uji menggunakan rapid test narkoba enam parameter. Dari hasil pengujian, 141 sampel dinyatakan negatif Narkoba. Dapat diambil kesimpulan dari hasil tes urine tersebut tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba terhadap Nahkoda dan Kru Kapal.

Kepala BNN Kabupaten Nunukan yang diwakili Kasubbag Umum, Martha Irawan menyampaikan beberapa arahan saat apel gabungan. Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan tes urine hari ini, tetap kedepankan aspek humanis dalam pengambilan sampel serta mendahulukan kepentingan penumpang.

Berita Terkait  LANAL NUNUKAN BESERTA TIM SAR GABUNGAN BERHASIL MENGEVAKUASI KORBAN KAPAL TENGGELAM DI SEIMENGGARIS

Lebih lanjut, menyampaikan, Tujuan dari kegiatan tes urine hari ini adalah deteksi dini guna mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan Nahkoda dan Kru Kapal.

” Karena yang paling dikhawatirkan, selain menimbulkan dampak berbahaya bagi diri sendiri, penyalahgunaan narkoba juga berbahaya bagi keselamatan Penumpang,” pungkas Irawan.(**)

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *