Pekan Layanan Publik dan Job Fair 2025 Resmi Dibuka, Bupati Nunukan Dorong Pelayanan Yang Mudah dan Transparan
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Pekan Layanan Publik dan Job Fair 2025 sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, di GOR Dwikora Nunukan pada Rabu (8/10/2025).
Acara ini menjadi momentum penting untuk mendekatkan berbagai layanan pemerintah kepada masyarakat. Sejumlah instansi hadir memberikan pelayanan secara langsung di satu lokasi terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan, perpajakan, hingga layanan ketenagakerjaan dan sosial.
Turut hadir dalam pembukaan acara ini jajaran Forkopimda, Plt. Sekda Nunukan, Koordinator TP2D, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan Budiono G. Tos, Kepala BP2MI Kaltara Kombes Pol M. Andi Ihsan, serta pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, dan pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan pentingnya menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, dan akuntabel bagi masyarakat. Ia menyebut, kegiatan ini adalah salah satu bentuk nyata reformasi birokrasi di tingkat daerah.
“Kami ingin pelayanan pemerintah semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya mempermudah akses, tapi juga membangun kepercayaan publik terhadap layanan yang diberikan,” kata Irwan.
Selain layanan publik, kegiatan ini juga dirangkai dengan Job Fair 2025 yang melibatkan puluhan perusahaan dari berbagai sektor. Para pencari kerja diberikan kesempatan untuk langsung berinteraksi dengan pihak perusahaan yang membuka lowongan kerja di wilayah Nunukan dan sekitarnya.
Bupati Irwan berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang mencari peluang kerja.
“Kami juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran terhadap pelayanan yang ada. Tujuannya jelas — agar layanan publik kita terus membaik ke depannya,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Irwan mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat, mulai dari instansi pemerintah hingga pelaku usaha yang berkontribusi membuka lapangan kerja bagi masyarakat Nunukan.
“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting. Ini adalah kunci dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas layanan publik di daerah,” pungkasnya. (Anto Leo)
![]()
