DISIPLIN, ETIKA DAN FOKUS: KASI BINAPIGIATJA LAPAS ENDE TEGASKAN STANDAR UNTUK TAMPING & NARAPIDANA ASIMILASI
ENDE – Pada Sabtu pagi, tepat pukul 09.15 Wita, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binapigiatja) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ende, Syamsul Hidayat A.R, memberikan pengarahan khusus kepada Tahanan Pendamping (Tamping) dan Narapidana Asimilasi di Halaman Apel Lapas Ende. Sebanyak 39 tamping dan 34 narapidana asimilasi hadir dan mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Syamsul menekankan pentingnya pelaksanaan apel tamping setiap hari kerja, segera setelah apel petugas. “Apel harian ini bukan sekadar rutinitas—tapi sarana strategis untuk menumbuhkan disiplin sekaligus menjadi media penyampaian informasi tugas pokok dan fungsi bagi masing-masing tamping,” ujarnya.
Syamsul juga menggarisbawahi esensi etika dan adab dalam melaksanakan tugas. Kepada para tamping dan narapidana asimilasi, ia mengingatkan agar selalu menjaga sikap hormat kepada petugas, pengunjung, dan anggota masyarakat. “Etika adalah fondasi utama agar interaksi kalian menciptakan suasana yang harmonis dan bermartabat,” tambahnya.
Pada poin akhir, Syamsul menegaskan bahwa profesionalisme dan fokus dalam tugas adalah landasan utama keberhasilan tugas seorang tamping. Selain itu, ia menegaskan bahwa kolaborasi antara petugas dan warga binaan menjadi “kunci penting” dalam upaya bersama untuk mewujudkan Lapas Ende yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
Sebagai penutup yang memotivasi, Syamsul menyampaikan pesan berkesan bagi semua peserta:
“Jangan membenarkan kebiasaan—namun membiasakan yang benar.”
Aroma disiplin dan semangat perubahan terasa kuat dalam apel tersebut. Pengarahan ini diharapkan mampu menjadikan Tamping dan narapidana asimilasi lebih siap, tertib, dan beretika dalam menjalankan tugas, serta memperkuat sinergi di lingkungan Lapas Ende.
(Humas/HH)
![]()
