SEMARAKKAN 1 MUHARRAM 1447 H, LAPAS ENDE GELAR LOMBA KEAGAMAAN UNTUK WBP
Ende – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ende menyelenggarakan rangkaian lomba keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam. Kegiatan ini berlangsung secara khidmat di Masjid At Taubah Lapas Ende, mulai 25 Juni 2025 hingga 26 Juni 2025, dalam rangka memeriahkan menyongsong Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.
Acara pembukaan dilaksanakan pada 25 Juni 2025 pukul 09.30 WITA, dipimpin langsung oleh Kalapas Ende, Taufiq Hidayat, didampingi Kasi Binapigiatja Syamsul Hidayat A.R dan Kasubsi Keamanan Suryanto Ahmad. Lomba ini dikordinasikan bersama penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Ende, yang juga berperan sebagai juri dalam perlombaan.
Dalam sambutannya, Kalapas Taufiq Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan media peningkatan pemahaman dan pengetahuan agama. “Melalui lomba, peserta akan mempelajari dan memahami nilai-nilai keislaman lebih mendalam, sekaligus memperkuat keyakinan dan praktik keagamaan yang mungkin sebelumnya belum mereka ketahui,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Binapigiatja Syamsul Hidayat A.R menambahkan bahwa lomba keagamaan juga berfungsi sebagai sarana peningkatan kualitas ibadah. “Dalam persiapan lomba, para peserta diharapkan semakin giat beribadah dan disiplin dalam menjalankan praktik keagamaan. Untuk itu, perlombaan ini perlu diikuti secara serius,” jelasnya.
Sebanyak 21 warga binaan mengikuti empat cabang lomba yang digelar dengan penuh semangat: pertama, lomba Adzan, di mana para peserta ditantang untuk menyuarakan azan dengan lantang sekaligus merdu; kedua, lomba Kultum, yang menuntut penyampaian tausiyah singkat namun padat makna; ketiga, lomba Tilawah, dengan fokus pada bacaan Al Qur’an yang tartil dan penuh penghayatan; serta keempat, lomba Hafalan Surah Pendek, yang menguji ketepatan hafalan ayat ayat suci di luar kepala. Para peserta berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya dalam tiap cabang lomba.
Sejak awal hingga akhir, pelaksanaan lomba diikuti oleh para WBP dengan penuh khidmat dan antusiasme. Penyuluh agama dari Kemenag sekaligus juri memberikan penilaian berdasarkan berbagai indikator, seperti kelancaran suara, kefasihan bacaan, ketepatan tajwid, dan kedalaman konten kultum.
Di penghujung acara, para pemenang dari setiap cabang lomba diumumkan dan diberikan hadiah serta sertifikat penghargaan. Penyerahan secara langsung dilakukan oleh Kalapas Ende, Taufiq Hidayat, sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para peserta.
Dengan digelarnya lomba ini, Lapas Kelas IIB Ende berharap dapat mempererat nilai keagamaan di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memberikan motivasi dan kesempatan bagi WBP untuk terus mendalami praktik keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
(Humas/HH)
![]()
