Ketua Komisi III DPRD Nunukan Apresiasi Pemkab Turun Langsung Tangani Jalan Rusak di Krayan
NUNUKAN – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Rian Antoni, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Nunukan yang turun langsung melihat kondisi infrastruktur jalan rusak di wilayah Krayan Raya.
Rian menyampaikan apresiasi tersebut saat mendampingi Bupati Nunukan meninjau sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan, Sabtu (15/8/2026), setelah pelaksanaan gladi bersih persiapan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Rian, peninjauan langsung ke lapangan penting dilakukan untuk memastikan kondisi yang dihadapi masyarakat dapat dilihat secara nyata oleh pemerintah.
“Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang mau dan rela, dengan hati yang tulus, datang melihat titik jalan rusak yang viral beberapa waktu ini. Ini merupakan kondisi riil yang dihadapi masyarakat kita,” ujar Rian.
Ia menilai kerusakan jalan di kawasan Krayan bukan persoalan sederhana. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi hingga akses pelayanan publik.
Rian juga mengapresiasi keputusan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) melalui BPBD untuk melakukan penanganan sementara.
“Pemerintah kabupaten sudah menganggarkan dana BTT melalui BPBD untuk mengintervensi kondisi ini,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya respons cepat pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat.
Namun, Rian menegaskan bahwa penanganan sementara tidak boleh menjadi solusi akhir. Diperlukan penanganan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan agar masyarakat tidak kembali menghadapi persoalan yang sama ketika kondisi jalan mengalami kerusakan.
“Kami berharap pemerintah provinsi bisa juga melihat secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat Krayan,” ujarnya.
Rian berharap persoalan infrastruktur di Krayan Raya mendapat perhatian bersama, baik dari pemerintah kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Ia menilai masyarakat di wilayah perbatasan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses jalan yang layak dan aman.
“Harapan kita, apa yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten ini bisa menggugah pemerintah provinsi dan bahkan pemerintah pusat untuk lebih peduli kepada warga di perbatasan, khususnya daerah Krayan Raya,” tegas Rian.
Sebagai Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Rian memastikan pihaknya akan terus memberikan perhatian terhadap persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan di wilayah perbatasan harus dilakukan secara nyata agar masyarakat tidak merasa tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan.
“Jalan ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kalau aksesnya terganggu, aktivitas masyarakat juga ikut terganggu,” pungkasnya. (*)
![]()
