LANGKAH SPONTAN, KONSISTEN DAN STRATEGIS : LAPAS ENDE PERKETAT KEAMANAN LEWAT RAZIA BLOK LANSIA
Ende – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende kembali melaksanakan penggeledahan rutin pada blok hunian, Kamis (18/9/2025) pukul 10.15 Wita. Kegiatan kali ini difokuskan pada Blok D, yang merupakan blok khusus bagi warga binaan lanjut usia (lansia).
Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Alex Leonard Mbolo, didampingi Kasubsi Pengamanan Suryanto Ahmad, serta jajaran regu pengamanan dan CPNS. Sebelum pelaksanaan, seluruh petugas mengikuti apel, menerima pengarahan, dan mengawali kegiatan dengan doa bersama.
Petugas kemudian melakukan penggeledahan badan terhadap warga binaan, dilanjutkan dengan pemeriksaan menyeluruh pada tiga kamar hunian di Blok Lansia. Kegiatan berlangsung dengan pendekatan humanis, tertib, dan tanpa menimbulkan gejolak.
Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, di antaranya: 7 buah silet, 1 buah gunting, 2 pecahan kaca, 2 pemantik, 3 buah paku, 1 alat cukur, 1 gelas kaca, serta 1 vas bunga kaca.
Ka. KPLP Lapas Ende, Alex Leonard Mbolo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam rangka meminimalisir peredaran benda terlarang di dalam lapas. “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang pemberantasan narkoba dan berbagai modus penipuan dari dalam Lapas atau Rutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suryanto Ahmad menambahkan bahwa penggeledahan rutin ini dilaksanakan secara acak, spontanitas namun strategis guna memerangi peredaran benda-benda terlarang yang dapat menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Sebagai bentuk konsistensi, Lapas Ende menegaskan bahwa kegiatan penggeledahan akan terus digelar secara berkesinambungan. Upaya ini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen petugas pemasyarakatan dalam memberikan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh warga binaan. (Humas/HH)
![]()
