Nasional

WBP LAPAS ENDE PANEN PEPAYA, WUJUD NYATA DUKUNGAN TERHADAP PROGRAM KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Ende, 3 Oktober 2025 — Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende memanen buah pepaya hasil budidaya mereka sendiri pada Jumat (03/10/2025) pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program kemandirian dan ketahanan pangan di lingkungan Lapas, sekaligus mendukung Agenda Setting Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) dalam isu strategis ketahanan pangan nasional.

Panen pepaya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pembinaan kemandirian bagi WBP, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat kedaulatan pangan. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menegaskan pentingnya peran setiap individu dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait  LAPAS ENDE IKUTI APEL PEGAWAI AWAL TAHUN 2026 SECARA VIRTUAL, PERKUAT KOMITMEN KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA

“Ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden ini luar biasa. Kedaulatan pangan itu seharusnya dimulai dari diri sendiri. Tentunya apa yang dicanangkan oleh Bapak Presiden perlu dukungan kita semua,” ujar Menteri Agus Andrianto dalam arahannya.

Melalui kegiatan panen pepaya ini, Lapas Ende menunjukkan komitmennya dalam mendukung semangat “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak”. Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, tetapi juga dijual kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kontribusi terhadap ekonomi lokal serta bahan edukasi bagi para WBP untuk mengembangkan keterampilan bertani secara mandiri.

Berita Terkait  LAPAS ENDE GELAR RAPAT PERSIAPAN PERINGATAN HARI BHAKTI KE-1 KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN TAHUN 2025

Program ini berada di bawah pembinaan langsung Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binapigiatja), Syamsul Hidayat A.R., yang menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan kemandirian agar WBP memiliki kemampuan praktis setelah bebas nanti.

“Kami ingin memberikan bekal keterampilan yang nyata bagi warga binaan. Dengan belajar bercocok tanam dan memasarkan hasilnya, mereka dilatih untuk mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif di masyarakat,” ungkap Syamsul.

Panen pepaya ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Ende dalam mewujudkan Lapas produktif yang tidak hanya fokus pada pembinaan mental dan spiritual, tetapi juga penguatan kemampuan ekonomi melalui program ketahanan pangan.

Berita Terkait  Dengan Mengenakan Masker Akibat Dampak Abu Vulkanik, Lapas Ende Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024

Dengan langkah nyata ini, Lapas Ende berharap dapat menjadi contoh dalam mendukung gerakan nasional menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan, berdampak, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
(Humas/HH/AN)

Loading

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *