WBP KATOLIK LAPAS ENDE RAYAKAN IMAN LEWAT FINAL LOMBA KUIS KITAB SUCI: MENEMUKAN PEMBARUAN HIDUP DI BALIK TEMBOK PEMASYARAKATAN
Ende, 3 Oktober 2025 — Dalam suasana penuh hikmat dan sukacita, Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende hari ini menjadi saksi perjalanan rohani para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Katolik yang menapaki babak akhir pembinaan iman melalui Final Lomba Kuis Kitab Suci, yang sekaligus menutup rangkaian Lomba Baca Kitab Suci, Mazmur, dan Renungan.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (03/10/2025) pukul 09.30 WITA ini merupakan bagian dari perayaan Bulan Kitab Suci Nasional Tahun 2025 dengan tema “Allah adalah Sumber Pembaruan dalam Hidup”. Tema ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap proses hidup, selalu ada kesempatan untuk bertumbuh, memperbarui diri, dan menemukan harapan baru dalam kasih Tuhan.
Para peserta mengikuti perlombaan dengan penuh antusias. Melalui kuis Kitab Suci ini, mereka diuji bukan hanya dalam pengetahuan iman, tetapi juga dalam pemahaman dan penghayatan makna firman Tuhan sebagai sumber pembaruan hidup. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi spiritual, di mana para WBP diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan menemukan makna hidup yang lebih mendalam di balik proses pembinaan.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Lapas Ende dan Kementerian Agama Kabupaten Ende, dengan juri dari pembina rohani Kementerian Agama yang menilai langsung jalannya perlombaan. Para juri juga memberikan bimbingan rohani, mengajak peserta untuk memahami isi Kitab Suci tidak hanya sebagai teks, tetapi sebagai tuntunan hidup.
Sebagai bentuk apresiasi, piagam penghargaan diberikan kepada para WBP yang berhasil meraih juara. Penghargaan ini menjadi simbol keberhasilan, bukan hanya dalam kompetisi, tetapi juga dalam perjalanan rohani dan pembentukan karakter yang lebih baik.
Kepala Lapas Kelas IIB Ende menyampaikan rasa bangga dan haru atas semangat para peserta.
“Kami percaya bahwa pembinaan rohani adalah dasar dari perubahan sejati. Melalui kegiatan ini, warga binaan belajar tentang kasih, pengampunan, dan pembaruan diri. Setiap langkah kecil dalam iman adalah langkah menuju kehidupan baru yang lebih bermakna,” ujarnya.
Dengan semangat “Allah adalah Sumber Pembaruan dalam Hidup”, Lapas Ende terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyeluruh—jasmani, mental, dan rohani. Sebab di balik setiap pintu penjara, selalu ada cahaya harapan bagi mereka yang mau membuka hati dan menerima kasih Tuhan sebagai sumber kekuatan dan pembaruan hidup. (Humas/AN)
![]()
